Awalnya…

Website ini diawali karena Jr…

Jr adalah seorang anak yang sangat cerewet. Dia suka berbicara, mengarang cerita sendiri saat bermain dengan mainan kereta api Thomas kesukaannya, berkomunikasi dengan helikopter Harold nya. Tetapi semua bicaranya tidak dapat dimengerti. Seperti ocehan bayi, demikian juga ocehan Jr.

Pada waktu Jr berumur sekitar 3 tahun, untuk memastikan Jr baik-baik saja, untuk memastikan hanya sekedar telat bicara, saya memeriksakannya ke seorang ahli terapis wicara. Beliau memeriksa leher, mulut, rahang, lidah dsb dan mengatakan kalau kondisi Jr baik, tidak usah terlalu kuatir. Beliau menganjurkan untuk menyekolahkan Jr agar mendapatkan lingkungan yang lebih kondusif untuk berbicara dengan teman-temannya. Jr tidak memerlukan terapi.

Setelah Jr sekolah, tampak bahwa Jr lebih banyak mengoceh dan menyanyi. Tetapi tetap saja tidak dimengerti, meskipun selalu ada tambahan bunyi baru.
Dan setiap ada tambahan bunyi yang dia ocehkan, saya selalu berpikir … tidak lama lagi, Jr pasti bicara …

Bulan demi bulan berlalu, sampai suatu momen saya sadar kalau ocehan Jr itu konsisten. Maksud saya, dia itu berbahasa tapi cuman dia sendiri yang mengertinya. Bukan asal mengoceh. Saya juga mengamati bahwa semua ocehannya mengandung semua vokal a i u e o, tetapi sedikit konsonan (b, d, g, k, p, w, y).

Setelah mencari berbagai informasi tentang terapis wicara, psikolog, psikiater, akhirnya saya memeriksakan Jr ke klinik perkembangan anak. Di klinik ini ada 2 dokter spesialis rehabilitasi medik dan seorang ahli patologi wicara yang memeriksa Jr dan mendiagnosanya dengan apraksia.

Jr berumur 4 tahun pada saat dia mendapat diagnosa apraksia.

Advertisements