Diagnosa Apraksia

Bagaimana mendapatkan kepastian diagnosa untuk apraksia?

Pertama-tama, untuk semua anak yang terlambat berbicara diperlukan untuk melakukan tes pendengaran. Tes seperti OAE dan mungkin, BERA, diperlukan untuk menghilangkan kemungkinan permasalahan di pendengaran anak.

Kedua, diperlukan seorang patologi wicara, a speech language pathologist (certified-SLP), untuk melakukan diagnosa atau evaluasi yang diperlukan, untuk memastikan apakah anak memiliki apraksia.

Patologi wicara akan melihat 3 hal ini:

Kemampuan motorik oral anak

  • Melihat apakah ada masalah (lemah tidaknya) otot bibir, rahang, lidah. Anak yang mempunyai apraksia tidak mempunyai masalah dengan ini
  • Melihat seberapa baik anak menirukan gerakan mulut tanpa bersuara, seperti menggoyangkan lidah dari ujung kanan ke kiri, menjulurkan lidah ke atas dan bawah, tersenyum, dst.
  • Mengevaluasi koordinasi dan pengurutan pergerakan otot wicara ketika anak diminta mengucapkan serangkaian bunyi seperti pa-tah-kah secepat mungkin
  • Melihat kemampuan gerak otomatis anak secara riil (menjilat lolipop secara riil) dan membandingkannya dengan ketika anak diminta secara imajinasi (berimajinasi menjilat lolipop)

Melodi/intonasi bicara anak

  • Memastikan anak memberikan penekanan yang benar pada pengucapan kata maupun kata di dalam suatu kalimat
  • Mengamati apakah anak dapat menggunakan nada koma, nada tanya, nada berhenti dengan benar untuk membedakan tipe kalimat, maupun memberikan jedah untuk menunjukkan pergantian dari kalimat satu ke kalimat yang lain

Kejelasan bicara/pelafalan

  • Mengevaluasi bunyi vokal dan konsonan
  • Melihat seberapa baik pengucapan bunyi individu dan bunyi gabungan, seperti i, bi, bik, bis
  • Melihat seberapa baik orang lain dapat mengerti pengucapan anak dalam pengucapan satu kata, satu kalimat dan dalam bahasa sehari-hari

Patologi wicara juga akan melihat kemampuan mengerti anak, kemampuan mengekspresikan diri dalam berbicara dan sebagainya untuk melihat masalah lain yang mungkin ada. Diagnosa dari seorang patologi wicara sangat penting untuk memastikan bahwa anak memang mempunyai apraksia dan bukan gangguan/kelainan bicara yang lain, karena tidak sedikit macamnya…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s